Robbymilana's Blog

Apa yang Anda lihat, belum tentu demikian adanya.

Nouns

Posted by robbymilana on April 16, 2010

Nouns atau kata benda didefinisikan sebagai nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Dengan kata lain, secara sederhana Noun adalah orang (person), tempat (place) atau benda (thing). Berikut contoh-contohnya:

 Orang: man, woman, teacher, John, Rani
 Tempat: home, office, town, countryside, Indonesia
 Benda: table, car, banana, money, music, love, dog, monkey

Dari contoh di atas dapat dilihat dengan sangat jelas apa yang dimaksud dengan Nouns. Tapi mohon diperhatikan bahwa kata “love” dapat menjadi Noun, tapi juga dapat menjadi Verb.

Untuk mempermudah cara mengenali Nouns, coba perhatikan juga “akhiran” (ending), “posisi” (position), dan “fungsi” (function) Nouns dalam sebuah kalimat.

1. Noun Ending
• -ity > nationality
• -ment > appointment
• -ness > happiness
• -ation > relation
• -hood > childhood

2. Position in Sentence
Nouns yang selalu datang setelah determiner (determiner adalah kata seperti: a, an, the, this, my, such):
• a relief
• an afternoon
• the doctor
• this word
• my house
• such stupidity

3. Nouns yang selalu datang setelah satu atau lebih adjectives (kata sifat):
• a great relief
• a peaceful afternoon
• the tall, Indian doctor
• this difficult word
• my brown and white house

4. Function in a Sentence
Nouns mempunyai beberapa fungsi tertentu dalam sebuah kalimat. For example:
• Sebagai Subject of Verb: Doctors work hard.
• Sebagai Object of Verb: He likes coffee.
• Sebagai Subject and Object of Verb: Teachers teach students.

Mohon hati-hati, karena tidak semua subject atau object dari sebuah kalimat adalah Noun. Bisa saja dia adalah pronoun atau phrase. Pada contoh kalimat di atas, “My doctor works hard”, Noun-nya adalah “doctor” tapi subject-nya adalah “My doctor”.

Selain hal-hal di atas, Noun juga dapat dibagi lagi, yakni dibagi berdasarkan cara menghitungnya. Pembagian kata benda menurut bagaimana menghitungnya (how to count it), yakni Countable Nouns dan Uncountable Nouns.

Countable Noun atau kata benda yang bisa dihitung memiliki bentuk singular dan plural, mereka digunakan bersama dengan singular atau plural verb. Uncountable noun atau kata benda yang tidak dapat dihitung hanya memiliki satu bentuk, mereka digunakan bersama dengan singular verb.

Countable noun adalah individu, tempat, atau benda yang bisa dilihat dan dihitung. Ada beberapa kategori countable noun, diantaranya adalah:
1. Nama Orang, Hubungan Mereka, dan Pekerjaan Mereka
examples: one boy, one friend, one student, two boys, two friends, two students
2. Nama Binatang, Tumbuhan dan Serangga
examples: one dog, one flower, one bee, two dogs, two flowers, two bees
3. Nama Benda yang Pasti Jumlahnya dan Bentuknya Perindividu
examples: one car, one house, one room, two cars, two houses, two rooms
4. Unit dari Ukuran
examples: one inch, one pound, one degree, two inches, two pounds, two degrees
5. Unit dari Klasifikasi Masyarakat
examples: one family, one country, one language, two families, two countries,two languages
6. Isi dari Pasta Gigi, Gas, Air, dan lain-lain
examples: one bottle, one jar, one tube, two bottles, two jars, two tubes
7. Jumlah Terbatas dari Konsep yang Abstrak
examples: one idea, one invention, one plan, two ideas, two inventions, two plans

Uncountable noun hanya memiliki satu bentuk. Mereka digunakan bersama dengan singular verb. Beberapa kategori uncountable noun adalah:
1. Makanan yang Biasanya Dikategorikan dalam Berbagai Bentuk
examples: bread, meat, butter
2. Bahan-Bahan tertentu Yang dapat Berubah atau Merubah Sebuah bentuk
examples: wood, iron, grass
3. Cairan
examples: oil, tea, milk
4. Benda Alam
examples: steam, water, ice, smoke, ashes, oxygen
5. Benda-Benda Kecil
examples: rice, sand, sugar
6. Kelompok Benda-Benda Dari Ukuran dan Bentuk yang Berbeda
examples: clothing (a coat, a shirt, a sock), furniture (a table, a chair, a bed), luggage (a suitcase, a trunk, a box)
7. Bahasa
examples: Arabic, Japanese, Spanish
8. Konsep Abstrak yang Biasanya Berakhiran: – ness, – ance, – ence, -ity
examples: beauty, ignorance, peace
9. Sebagian Besar Akhiran -ing
examples: learning, shopping, working

Plural Nouns
Plural Nouns adalah kata benda yang jumlahnya lebih dari satu (jamak) yang biasanya terdapat dalam suatu kalimat. Plural Nouns penting untuk diketahui karena: Pertama, untuk membedakan dengan penggunaan kata benda tunggal (singular). Kedua, juga penting untuk membedakan penggunaan “S” pada Possesive Form of Nouns.
Dalam bahasa Inggris, untuk menyebut benda yang berbentuk jamak biasanya digunakan dua cara:

1. Dengan menggunakan huruf “S” dibelakang suatu kata benda pada bentuk regular (beraturan).
> Door (satu buah pintu) Doors (banyak pintu)
> Book (satu buah buku) Books (banyak buku)

2. Pada bentuk irregular (tak beraturan) maka untuk menunjuk suatu kata benda berjumlah lebih dari satu perlu diubah bentuknya.
> Man (seorang laki-laki) Men (banyak laki-laki)
> Woman (seorang wanita) Women (bannyak wanita)
> Child (seorang anak) Children (anak-anak)
> Foot (sebuah kaki) Feet (kaki-kaki)
> Tooth (sebuah gigi) Teeth (gigi-gigi)
> Mouse (seekor tikus) Mice (tikus-tikus)

Tolong perhatikan pula cara membentuk Plural Nouns dengan menggunakan akhiran “S” berikut:

☻ Pada kata benda yang diakhiri dengan huruf Y yang huruf tersebut didahului oleh huruf hidup (vowel), maka cukup tambahkan “S”.
Key – Keys Toy – Toys Tray – Trays

☻ Pada kata benda yang diakhiri dengan huruf Y yang huruf tersebut didahului oleh huruf mati (consonant), maka Y diubah menjadi I lalu tambahkan “ES”.
City – Cities Country – Countries Lady – Ladies

☻ Pada kata benda yang diakhiri dengan huruf S, Z, CH, SH, X , maka ubah dengan tambahkan “ES”.
Church – Churches Box – Boxes Class – Classes

☻ Pada kata benda yang diakhiri dengan huruf F atau FE, maka ubah akhiran kata tersebut menjadi “VES”.
Wife – Wives Leaf – Leaves Half – Halves

☻ Pada kata benda yang diakhiri dengan huruf O yang huruf tersebut didahului oleh huruf mati (consonant), maka ubah akhirannya dengan “ES”.
Potato – Potatoes Hero – Heroes

Perhatikan contoh-contoh berikut:

1. The child plays in the park every morning
(The children play in the park every morning)
2. The knife is next to the plate
(The knives are next to the plate)
3. The dish is on the table
(The dishes are on the table)
4. I have a new pen
(I have new pens)
5. The plane leaves from the airport
(The planes leave from the airport)

Jangan lupa ketika menggunakan Plural Nouns untuk juga mengganti Verb nya. Misalnya pada contoh nomor 1 di atas terdapat kata “the child plays…”. Kalimat ini menunjukkan Simple Present sehingga kata “play” ditambahkan “S”. Kata “play” menggunakan “S” karena subjeknya tunggal, yakni “child”. Namun ketika Subjeknya berubah menjadi jamak, yakni “children”, maka huruf “S” tadi tidak digunakan lagi.

Sedangkan pada contoh nomor 2, “is” berubah menjadi “are” karena subjeknya juga berubah dari “knife” (tunggal) menjadi “knives” (jamak). Mudah kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: